Imbas Covid-19 Terhadap Pariwisata DI Yogyakarta

Virus covid-19 telah melanda di berbagai belahan dunia begitupun di Indonesia. Penyebaran virus yang semakin cepat membuat keseluruhan aktivitas masyarakat terganggu. Oleh karena itu, hingga saat ini pemerintah masih mengupayakan agar para warga tetap melakukan aktivitas di rumah.

Selain berdampak pada kehidupan sehari-hari, adanya virus ini membuat beberapa tempat wisata tidak dapat dioperasi. Wisata DI Yogyakarta yang menjadi destinasi favorit liburan juga mengalami hal yang sama. Berikut apa saja dampak covid-19 terhadap sektor pariwisata DI Yogyakarta.

Apa Saja Dampak Covid-19 Terhadap Sektor Wisata DI Yogyakarta

  • Sejumlah Tempat Wisata Ditutup

Adanya himbauan dari Masyarakat beberapa tempat wisata di kota ini lebih memilih untuk tutup sementara mulai dari museum, Keraton, pantai dan lain-lain. Namun ada juga diantaranya yang masih buka dan tetap menerapkan sosial distancing. Wisata DI Yogyakarta yang masih dibuka telah melakukan penerapan SOP yang berlaku dengan cara menyediakan fasilitas cuci tangan dan pemeriksaan suhu.

Tetapi dibalik adanya wabah yang belum berakhir ini, para pengelola wisata disana memanfaatkan waktu sebaik mungkin seperti melakukan pembersihan, memperbaiki fasilitas yang rusak dan ada juga para pengelola yang mempersiapkan tempat wisata yang baru.

  • Sejumlah Penginapan dan Tempat Wisata Rugi Besar

Nilai kerugian terbesar akibat adanya virus covid-19 sebagian besar dialami oleh sektor wisata alam dan budaya yaitu sebesar Rp 18,37 milyar. Belum lagi, sejumlah penginapan dan hotel lainnya tentu mengalami penurunan yang besar dikarenakan sepi pengunjung. Untuk penginapan dan hotel sendiri diperkirakan mengalami kerugian sebesar Rp 11,22 milyar. Hingga saat ini pemerintah di Yogyakarta telah melakukan penanganan di bagian ekonomi dengan cara menyiapkan beberapa serangkaian program.

  • Kunjungan Wisatawan Yogyakarta Menurun

Wisata DI Yogyakarta telah menerapkan sejumlah protokol ketat untuk menjaga para wisatawan yang sedang berkunjung. Meski ada beberapa tempat wisata di Yogyakarta yang sudah dibuka dan menerapkan SOP dari pemerintah. Para wisatawan masih takut untuk mengunjungi tempat-tempat tersebut. Apalagi tidak semua destinasi wisata di kota ini dibuka, hal itu tentu membuat pengunjung berpikir dua kali jika ingin berliburan.

  • Dampak Covid-19 Berimbas Pada Restoran, Tour & Travel dan Fasilitas Penunjang Lainnya

Selain kunjungan wisatawan yang menurun, hal itu juga berimbas pada restoran, tour & travel dan kunjungan desa. Sehingga banyak dari mereka yang mengalami kerugian yang cukup besar. Walaupun kini telah diberlakukan new normal dan prosedur penanganan dari pemerintah, hal itu tidak membuat aktivitas biasanya berjalan dengan normal. Selain itu, mereka juga harus mengganti biaya untuk kebutuhan sehari-hari seperti merawat dan membersihkan.

  • Beberapa Event Wisata di Yogyakarta Ditunda

Wisata DI Yogyakarta tak hanya berdampak pada destinasi wisata saja, tetapi juga berpengaruh pada beberapa event besar di Yogyakarta. Sejumlah event-event besar yang telah direncanakan, kini harus mengalami penundaan atau diundur sementara. Selain itu, banyak buyer yang telah membatalkan tiket bahkan ratusan buyer dari luar negripun memutuskan untuk cancel. Hal itu tentu membuat pemerintahan Yogyakarta memutuskan untuk menunda sementara hingga waktu yang ditentukan.

 

Dampak covid-19 terhadap sektor wisata di Yogyakarta tentu mengakibatkan sejumlah tempat wisata tidak dapat beroperasi. Wisata DI Yogyakarta tidak hanya mengalami kerugian yang besar saja, namun juga berpengaruh pada kunjungan wisatawan yang telah menurun secara drastis. Kedepannya pemerintah akan lebih mempersiapkan pengamanan yang tepat agar para pengunjung dapat menikmati fasilitas hiburan dengan nyaman.